Sebagai orangtua baru, Anda banyak menerima saran tentang cara merawat bayi, salah satunya tentang menidurkan bayi. Namun kadang saran tersebut ternyata kurang tepat. Untuk itu, Anda musti tahu mitos dan fakta seputar tidur bayi seperti yang ditulis oleh
Dr. Andrew Adesman, MD dalam bukunya,
BabyFacts: The Truth About Your Child's Health From Newborn Through Preschool.
1. Tidak apa-apa jika bayi tidur dengan posisi menyamping.
Faktanya: Untuk menghindari risiko sindroma kematian mendadak pada bayi atau
sudden infant death syndrome (SIDS) bayi sebaiknya diletakkan dalam posisi telentang ketika tidur, bukan menghadap ke samping, apalagi tengkurap. Jika bayi tidur menyamping, dikhawatirkan dia akan berguling ke depan sehingga perutnya berada di bawah. Karena itu, posisi tidur paling aman bagi bayi adalah dengan punggung di bawah atau telentang. Kalaupun ingin diposisikan tengkurap, maka pastikan hidungnya tidak tertindih, sehingga bayi bisa bernapas lega, dan periksa setiap beberapa menit.
2. Anda bisa mengatur kapan dan berapa lama waktu tidur bayi baru lahir.
Faktanya: Bayi yang baru lahir bisa tertidur kapan pun ia mengantuk atau kenyang dan bisa terbangun kapan pun ia merasa lapar, popoknya basah, atau sebab lainnya. Kita kadang berusaha membuat jadwal tidur untuk bayi agar ia tidur lebih teratur. Tapi ketika bayi masih terlalu kecil, ini tidak akan berhasil. Kita yang harus menyesuaikan dengan si kecil.
3. Membedong adalah tradisi kuno untuk menenangkan bayi yang rewel.
Faktanya: Membedong, jika dilakukan dengan benar, sangat membantu membuat bayi merasa nyaman. Anda mungkin khawatir jika dibedong, bayi akan kegerahan. Tapi jika ia tidak diberi pakaian yang tebal dan udara tidak panas, maka itu tidak masalah. Posisi bayi saat dibedong juga penting, jadi minta dokter anak Anda atau orang yang ahli untuk menunjukkan teknik yang benar dalam membedong bayi.
4. Tertidur di carseat atau stroller tidak dihitung sebagai jam tidur bayi.
Faktanya: Di mana pun itu, jika bayi Anda tertidur nyenyak, maka Anda tidak perlu mengkhawatirkan kualitas tidurnya. Bayi bisa tertidur dimana saja saat ia mengantuk. Anda tidak perlu memindahkannya hanya untuk memastikan ia tidur lebih nyenyak. Kecuali Anda khawatir ia bisa terjatuh atau terguling karena tempatnya tidur kurang aman dan berisiko buatnya.
5. Menambahkan sereal di susu bayi membantunya tidur nyenyak di malam hari.
Faktanya: Tidak ada bukti bahwa metode ini berdampak pada tidur bayi. Justru ini bisa berefek buruk. Mengenalkan sereal pada bayi terlalu dini bisa berbahaya, karena bayi belum memiliki kemampuan mencerna sebelum usia 4 bulan ke atas. Karenanya, orangtua disarankan tidak memaksakan MPASI pada bayi sebelum waktunya.
(SAN)
Baca Juga:
-
Serba Serbi Tidur Bayi
-
5 Cara Agar Bayi Tidur Nyenyak di Malam Hari
-
Penting! 7 Cara Menidurkan Bayi Tanpa Digendong