Amankan Bayi Menggunakan Baby Walker?

 

123RF
 
Saat bayi Anda mulai berjalan perlahan—tapi belum seimbang—menggunakan baby walker untuk membantunya bergerak pasti terlintas dalam benak Anda. Pasalnya saat itu bayi cenderung susah diam dan maunya bergerak terus. Sementara (akui saja) Anda lumayan kelelahan mengejarnya. Tapi, sebelum Anda memutuskan menggunakan babyi walker atau tidak, yuk, cek sisi positif dan negatifnya yang dilansir dari Parents24 berikut.
 
Pro
- Menggunakan baby walker lebih praktis dan memudahkan bayi untuk bergerak dibandingkan Anda harus menuntunnya setiap saat.
- Bayi akan lebih sibuk dan asyik memainkan aksesori yang ada pada baby walkernya, sehingga Anda tetap menjalankan kegiatan lain sambil mengawasi bayi.
- Bayi cenderung lebih ceria karena ia bisa bergerak sesukanya tanpa harus terjatuh atau berjalan tertatih-tatih. 

Kontra
- The American Academy of Pediatrics tidak menyarankan penggunaan baby walker karena dianggap berbahaya. Saat ia dekat dengan tangga, satu gerakan kecil saja berisiko membuatnya terjatuh dari tangga.
- Roda pada baby walker cenderung hanya didesain untuk permukaan jalan yang datar. Akibatnya begitu ia berada di permukaan jalan yang tidak rata, bayi berisiko terpeleset dan jatuh.
- Akibat terlalu asyik bergerak, selanjutnya anak akan berusaha meraih  benda yang berada di atasnya. Hal ini berisiko membuat tangannya terluka, tubuhnya tertimpa benda yang ingin diraihnya, atau terbentur furnitur.
- David S. Geller, M.D, dokter anak sekaligus pengajar di Harvard Medical School mengatakan, anak yang menggunakan baby walker cenderung lebih lambat berjalan. Pasalnya saat mengenakan baby walker, rodanya sudah memudahkannya bergerak sehingga otot kakinya tak terlatih dengan baik. 

(RIN)
 

BACA JUGA 
7 Rambu Aman untuk Stroller Anak
Waspada bermain di Luar Ruang
 

 



Artikel Rekomendasi

".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>