Efek Kafein Pada Bayi

 

Pixabay
Sama halnya dengan calon ibu yang sedang hamil, ibu yang menyusui juga sebaiknya menjaga pola makan. Salah satu jenis asupan yang selama ini cukup diwaspadai adalah minuman yang mengandung kafein, yaitu kopi. Kafein termasuk zat stimulan yang menimbulkan efek bersemangat. Pada bayi, kafein akan membuat ia menjadi lebih rewel dan kelelahan karena sulit tidur.

Nah, ibu yang menyusui dan mengonsumsi kopi atau sumber kafein lain ternyata berpotensi membuat bayinya terpapar kafein lewat ASI. Dan, jika pada orang dewasa efek kafein hanya bertahan sekitar 4,9 jam, pada bayi, efek kafein bisa bertahan sampai 97,5 jam!

Meski begitu, tak usah khawatir, karena semakin besar usia bayi, semakin baik pula tubuhnya dalam hal menoleransi kafein. Penelitian menunjukkan bahwa pola tidur bayi berusia 3-6 bulan tidak terganggu oleh paparan kafein dari ibunya. Jadi, batasi konsumsi kafein Anda, terutama di 3 bulan pertama usia bayi. Selain di kopi, kafein juga terdapat dalam teh, cokelat, dan minuman bersoda.

Baca juga:

Benarkah kopi bermanfaat mengatasi bayi demam?
Pengaruh Kopi untuk Kehamilan

 

 



Artikel Rekomendasi

".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>