5 Cara Bebas Sembelit

 

Fotosearch


Memasuki trimester dua, ibu hamil biasanya sudah bisa mengatakan, “bye, bye…’’ pada mual dan muntah –yang kerap dihadapi sepanjang trimester pertama. Selera makan Anda sudah kembali, bahkan melonjak. Anda seolah ingin ‘balas dendam’ karena susah makan di trimester sebelumnya. Jadilah, Anda merasa tidak pernah cukup makan dan ingin makan terus. Rasa lapar yang seolah tak berkesudahan itu karena janin yang semakin besar serta membutuhkan gizi ekstra.
Namun, Anda perlu menahan diri untuk tidak mengonsumsi aneka jenis makanan yang Anda inginkan, tanpa melihat kualitas gizinya. Dan, yang biasa terjadi pada trimester ini adalah konstipasi atau sembelit.

Tenang saja, bisa diatasi dengan cara berikut:
  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh, sebab di usia ini janin membutuhkan banyak cairan dibanding sebelumnya, minimal 8 gelas per hari atau lebih jika Anda usai olahraga dan berkeringat banyak.
  • Memastikan makanan yang dikonsumsi mengandung gizi yang berkualitas seperti daging dan ayam tanpa lemak, buah-buahan dan sayuran untuk memperlancar BAB.
  • Selalu menyediakan makanan kecil seperti kismis, kacang-kacangan dan buah di dalam tas kerja atau di meja kerja.
  • Bagi jam makan menjadi 6 waktu untuk menghindari Anda tidak makan terlalu banyak. Sebab, makan terlalu banyak akan menyisakan banyak tempat di perut yang bisa menyebabkan perut kembung.
  • Selalu memantau berat badan. Kuncinya adalah, jika angka kenaikan berat badan Anda besar, berarti Anda makan terlalu banyak kalori. Jika penambahan beratnya lambat, itu berarti Anda perlu meningkatkan jumlah asupan makan Anda
(Tim AB)


Baca Juga:
Mengapa Ibu Hamil Rawan Wasir?
7 Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Hamil

 



Artikel Rekomendasi

".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>