Tanya: Ketika kontrol kehamilan di usia kehamilan 23 minggu, dokter melihat kaki saya (31) bengkak padahal tekanan darah hanya 110/80. Berat badan saya saat ini 57 kg, tinggi badan 156 cm (sebelum hamil 48 kg). Lalu saya disarankan untuk tes urin.
Hasilnya, terdapat protein dalam urin saya. Saat itu juga dokter menyarankan saya untuk bedrest selama tiga hari, tidak boleh terlalu capek, mengurangi makanan bergaram, dan menyuruh saya untuk mengukur tekanan darah setiap 2 hari sekali. Apakah ada jenis makanan yang sebaiknya lebih saya perhatikan seandainya saya harus bedrest lagi? Bagaimana cara menggugah selera makan, jika harus makan makanan yang kurang garam?
Jawab:
Sebelum hamil Anda mempunyai berat 48 kg dan tinggi 156 cm. Menurut IMT (indeks masa tubuh), Anda dalam kondisi berat badan normal. Sekarang Anda dalam kehamilan 23 minggu dengan kenaikan berat badan 9 kg.
Wanita dengan berat normal sebelum hamil dianjurkan untuk menaikkan berat badan selama kehamilan sebanyak 11.5 – 16 kg. Melihat saran dokter kepada Anda untuk bedrest selama 3 hari dan tidak boleh terlalu capek, juga mengurangi makanan yang mengandung garam tinggi serta mengukur tekanan darah setiap 2 hari sekali, nampaknya, Anda berpotensi mengalami masalah pada ginjal. Saya sarankan, Anda mengikuti saran dokter dengan lapang dada. Ini semua demi kebaikan Anda dan si kecil.
Untuk makanan rendah garam, Anda juga tak perlu khawatir! Agar Anda tetap berselera makan saat mengonsumsi makanan rendah garam tetap berselera, berikut ada beberapa cara:
- Memilih bahan makanan untuk menyusun menu dari bahan yang segar (tanpa diproses). Makanan yang diproses termasuk sosis; makanan kaleng; telur asin; ikan asin; dendeng dan lain-lain dihindari.
- Memasak dengan mengurangi pemakaian garam, bumbu penyedap, kecap, terasi dan lain-lain.
- Manfaat bumbu dari herbs, empu-empuan seperti daun seledri; daun thyme; oregano dan jahe; kunyit; kencur; daun salam; daun jeruk serta lainnya. Pemakaian tomat sebagai bumbu memberi rasa segar juga asam jawa, belimbing wuluh, jeruk limau dan lain-lain.
- Masaklah makanan begitu saat akan makan sehingga kondisi masakan, aromanya masih segar dan rasa panas dapat melupakan rasa asin. Rasa asin dapat diganti dengan menambah gula pada masakan seperti rasa asam manis, acar (cuka dan gula), rasa tomat segar pada sup, rasa dari empu-empuan seperti sayuran bersantan, bumbu kare, bumbu gulai, bumbu rawon dan lainnya.
- Membuat makanan yang digoreng tanpa garam yang dihidangkan panas seperti tempe goreng; tahu goreng; empal goreng; ikan goreng dan lainnya, sebab rasa dari gorengan meningkatkan rasa gurih.
- Untuk mengatur makanan bagi ibu hamil tetap diterapkan hidangan yang seimbang untuk ibu hamil.
Pertambahan berat badan mencapai 9 kg di usia kehamilan hampir 6 bulan ini sebenarnya normal, meskipun Anda tetap harus waspada. Pertahankan pola makan Anda dalam porsinya dengan mengurangi asupan garam. Banyaklah makan buah-buahan untuk meningkatkan daya tahan demikian juga sayuran. Mengurangi garam bukan berarti meniadakan garam sama sekali dari hidangan yang Anda lahap. Anda dapat mengonsumsi garam sebanyak tak lebih dari 5 gram dalam sehari (senilai 2 gr Natrium), sesuai rekomendasi World Health Organitation(WHO). Jadi Anda dapat mengatur dengan masakan yang kurang lebih diberi sejumput garam.