Hemofilia Bisa Sembuh

 

 Foto: 123rf


 

Hemofilia adalah gangguan pada darah, berupa darah yang sulit membeku karena kekurangan faktor pembeku darah. Akibatnya perdarahan jadi lebih lama ketika tubuh mengalami luka.

Bunda yang memiliki anak laki-laki harus lebih  awas karena hemofilia lebih banyak terjadi pada anak laki-laki. Bila buah hati Anda jatuh saat bermain, perhatikan apakah daranya tidak berhenti mengucur. Gangguan pada darah ini terjadi karena mutasi gen, yang membuat untaian DNA tidak normal sehingga proses di dalam tubuh tidak normal.

Hemofilia disebabkan oleh kurangnya protein dalam darah. Fungsi protein dalam darah adalah membentuk jaring penahan di sekitar sel darah sehingga dapat membekukan darah yang pada akhirnya menghentikan perdarahan.
Kenali gejalanya sejak dini, yaitu lamanya proses perdarahan saat anak terluka, termasuk saat mimisan. Gejala lainnya adalah:
 

- Kulit mudah memar
- Perdarahan di area sekitar sendi
- Kesemutan dan nyeri ringan pada lutut, siku dan pergelangan kaki  

Secercah harapan dari Inggris, hemofilia dapat disembuhkan. Para peneliti di National Health Service Trust and Queen Mary University di London menggunakan terapi injeksi gen  yang hilang akibat mutasi – pada penderita hemofilia. Gen itu segera berfungsi semestinya begitu masuk ke dalam tubuh selama lebih dari satu tahun! Demikian dilansir CNN health.
 
Sayangnya, terapi ini tidak permanen. Untuk hemofilia tipe tertentu harus menjalani beberapa kali suntikan untuk mencegah dan mengendalikan perdarahan. (Imma Rachmani)

Baca juga: 
Penting Tes Genetika Sebelum Menikah
Manfaat Pemeriksaan Prakehamilan
Cek Genetika Calon Orangtua

 



Artikel Rekomendasi

".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>