6 Masalah Makan Balita dan Cara Mengatasinya

 



Si Spesialis Makanan
Anak cuma mau makan makanan yang sudah dikenal dan sulit berganti menu, misalnya; pagi makan sereal, siang makan mi, sore makan roti, dan malam mi lagi, demikian terus, monoton dan tidak banyak berubah. Balita yang seperti ini memiliki pandangan skeptis terhadap makanan.

Penyebabnya, mungkin akibat pengalaman makan yang tidak baik, misalnya, ia pernah keracunan atau sakit perut setelah menyantap masakan eksperimen Anda. Alasan lain, bisa juga karena anak tengah memasuki perubahan besar dalam hidupnya, seperti baru masuk sekolah atau pindah rumah, sehingga ia memilih makanan yang itu-itu saja untuk mendapatkan rasa aman.

Bagaimana mengatasinya?
Tetaplah memberinya makanan yang sudah akrab dengannya, namun setiap 10 hari sekali, mintalah dia mencicipi “makanan baru”. 

Mengapa 10 hari, sebab setiap 10 hari sel-sel indera perasa di permukaan lidah akan memperbarui diri, dengan demikian jenis makanan baru memiliki kesempatan untuk diterima oleh lidah. 
 

 



Artikel Rekomendasi

".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>